WARTASULSELNEWS.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Soppeng memberikan apresiasi yang tinggi terhadap peluncuran dua program inovatif di MAN 2 Soppeng, yaitu GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah) dan GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah).
Dua gerakan ini dinilai sebagai langkah terobosan yang sangat strategis dalam memperkuat keterlibatan sosok ayah dalam proses pendidikan dan psikologis anak.
Dalam arahannya, Kakan Kemenag Soppeng, H. Afdal menekankan bahwa peran pendidikan tidak boleh dibebankan kepada ibu atau pihak sekolah saja. Kehadiran seorang ayah secara fisik dan emosional di sekolah menumbuhkan rasa percaya diri yang besar pada diri siswa.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi dari MAN 2 Soppeng. Program GEMAR dan GAMAS ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah gerakan moral untuk mengembalikan peran penting ayah dalam membersamai tumbuh kembang anak, terutama di lingkungan madrasah,” ujarnya. Senin (13/6/2026).
Afdal mengatakan, program GEMAR dan GAMAS ini sejalan dengan Petunjuk Teknis (Juknis) Direktorat Jenderal Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama RI yang menekankan pentingnya pelibatan serta sinergi antara orang tua dan pihak madrasah dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan suportif, tegas Kakan Kemenag Soppeng.
Ia menambahkan bahwa kehadiran seorang ayah secara fisik dan emosional di sekolah, baik saat memulai tahun ajaran baru maupun saat evaluasi belajar, akan menumbuhkan rasa percaya diri dan mental yang kuat pada diri siswa.
Sementara Kepala MAN, Basrah menjelaskan bahwa kedua program ini dirancang untuk memecahkan fenomena fatherless—kondisi di mana anak kekurangan kehadiran figur ayah dalam dunia pendidikan formal mereka.
Basrah, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Kakan Kemenag Soppeng serta antusiasme luar biasa dari para orang tua. Pihak madrasah berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi program ini agar dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Soppeng.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara madrasah, ayah, dan ibu yang terbingkai dalam regulasi Ditjen KSKK, diharapkan mutu pendidikan dan pembentukan karakter akhlakul karimah siswa MAN 2 Soppeng dapat tumbuh semakin optimal.














