WARTASULSELNEWS.COM – Lapangan Sepak Bola Andi Palloge, Desa Ganra, menjadi saksi bisu kemeriahan puncak Turnamen Sepak Bola Bhayangkara Cup IV yang dirangkaikan dengan Ganra Cup V Tahun 2026. Kompetisi bergengsi yang berlangsung sengit sejak 18 Juni lalu ini resmi ditutup pada Rabu (1/7/2026).
Hadir langsung di tengah antusiasme warga, Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, S.E., memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya gelaran ini. Turnamen yang menjadi bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-80 bertema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” ini dinilai sukses menjadi panggung unjuk gigi talenta lokal.
Turnamen tahun ini menyuguhkan tensi tinggi dengan melibatkan sembilan tim terbaik dari kategori usia madya dan umum, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Soppeng.
Dalam sambutannya sebelum penutupan resmi, Bupati Suwardi Haseng menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang perebutan piala, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan sepak bola daerah.
”Kegiatan seperti ini diharapkan mampu mendongkrak potensi sepak bola Soppeng, melahirkan bibit-bibit atlet berbakat, sekaligus memperkuat semangat sportivitas di kalangan pemain maupun masyarakat,” ujar Bupati Suwardi.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan selama turnamen berlangsung. Suksesnya acara ini, menurutnya, adalah buah dari kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, panitia, dan kedewasaan penonton.
Secara khusus, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Soppeng beserta jajaran, serta Pemerintah Kecamatan dan Desa Ganra yang telah bekerja keras di balik layar.
Dengan berakhirnya Bhayangkara Cup IV dan Ganra Cup V, masyarakat Soppeng tidak hanya disuguhkan hiburan olahraga yang berkualitas, tetapi juga pembuktian bahwa sepak bola mampu menjadi pemersatu dan penggerak semangat positif di Bumi Latemmamala.















