DaerahHaji

Buah Kakao Antar Pasangan Petani Bone Injak Tanah Suci 

249
×

Buah Kakao Antar Pasangan Petani Bone Injak Tanah Suci 

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM — Pasangan suami istri asal Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, H. Abdullah dan Hj. Masni, akhirnya dapat menunaikan ibadah haji setelah belasan tahun menabung dari hasil kebun kakao yang mereka kelola.

Pasangan petani itu baru saja kembali ke tanah air usai menuntaskan rangkaian ibadah haji di tanah suci. Keduanya mengaku perjuangan menuju Baitullah dimulai sejak mendaftarkan diri di Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone sekitar 15 tahun lalu.

“Setiap hasil panen kakao kami sisihkan sedikit demi sedikit untuk biaya haji. Kami percaya, kalau niatnya karena Allah, pasti ada jalan,” tutur H. Abdullah, di aula Arafa Asrama Haji Sudiang Malassar, Rabu (3/6/2026).

Selama tujuh tahun, pasangan tersebut menabung dari hasil bertani hingga mampu membayar setoran awal haji sebesar Rp51 juta untuk berdua.

Menurut Hj. Masni, perjuangan mereka tidak selalu mudah karena penghasilan sebagai petani kakao bergantung pada hasil panen yang kadang tidak menentu. Namun, keyakinan untuk menjadi tamu Allah membuat keduanya tetap istiqamah menabung.

“Kami hanya petani biasa. Kadang hasil panen bagus, kadang juga kurang. Tapi kami tidak pernah berhenti berharap bisa berhaji,” katanya.

Pasangan ini juga menyampaikan bahwa pelunasan biaya haji pada tahun 2025 kembali dilakukan dari hasil bertani yang mereka kumpulkan secara bertahap.

“Pelunasan juga dari hasil kebun. Ada rasa haru karena uang dari keringat sendiri akhirnya bisa membawa kami sujud di depan Ka’bah,” ungkap Abdullah.

Selain bersyukur dapat menunaikan rukun Islam kelima, pasangan suami istri yangi tergabung dalam kloter 3 embarkasi UPG ini juga mengapresiasi pelayanan petugas haji Indonesia selama berada di tanah suci, terutama saat puncak ibadah di Armuzna.

“Petugas haji sangat luar biasa. Mereka membantu jemaah dengan sabar dan ramah sehingga kami merasa nyaman selama beribadah,” ujar Hj. Masni.

Abdullah menambahkan, pelayanan transportasi, konsumsi, hingga pendampingan ibadah membuat jemaah dapat lebih fokus menjalankan rangkaian ibadah haji.

Pasangan ini pun mengajak masyarakat untuk mulai menanam niat berhaji sejak dini dan menabung sesuai kemampuan.

“Jangan takut bercita-cita berhaji. Sedikit demi sedikit kalau diniatkan ibadah, insya Allah Allah akan mudahkan jalannya,” tutup Abdullah. (AB)







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!