MAKASSAR, WARTASULSELNEWS.COM — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar menerima kepulangan Jemaah Haji Kloter 4 Debarkasi Hasanuddin Makassar di Aula Arafah Asrama Haji Makassar, Rabu 3 Juni 2026 malam.
Kloter yang mayoritas berasal dari Kabupaten Wajo itu tiba menggunakan pesawat GIA 1404 pada pukul 22.11 WITA, atau lebih cepat 19 menit dari jadwal kedatangan.
Berdasarkan data PPIH, jumlah jemaah dan petugas yang tiba sebanyak 391 orang, terdiri atas 121 pria dan 270 wanita. Jumlah tersebut berkurang satu orang dari total keberangkatan sebanyak 392 orang.
Satu jemaah asal Kabupaten Wajo, Samsu Tike (68), dilaporkan masih menjalani perawatan di Saudi National Hospital Makkah sehingga belum dapat dipulangkan bersama rombongan.
Kepala Bidang Layanan Lansia PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, H. Abdul Gaffar, mengingatkan para jemaah agar menjaga nilai kemabruran haji setelah kembali ke tanah air.
Menurutnya, rangkaian ibadah haji yang dijalani di Tanah Suci merupakan momentum penyucian diri dan pertobatan atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.
“Saat wukuf di Arafah kita beristighfar dan memohon ampunan kepada Allah. Lempar jumrah menjadi simbol membuang seluruh perbuatan buruk dalam kehidupan,” ujarnya.
Abdul Gaffar menegaskan, predikat haji bukan sekadar gelar di depan nama, tetapi amanah moral untuk terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.
“Jangan sampai perjuangan selama berhaji menjadi sia-sia karena kembali pada perilaku yang tidak baik. Haji mabrur harus tercermin dalam sikap dan akhlak sehari-hari,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah atas kerja sama selama proses penyelenggaraan ibadah haji berlangsung.
Sementara itu, Kabag Kesra Kabupaten Wajo, M. Arwes, yang mewakili Bupati Wajo menerima secara resmi kepulangan jemaah Kloter 4. Ia menyampaikan terima kasih kepada PPIH Debarkasi Makassar atas pelayanan kepada jemaah asal Wajo.
“Alhamdulillah malam ini kita kembali menerima jemaah haji Kabupaten Wajo dalam keadaan baik. Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya.
Kloter 4 terdiri atas 382 jemaah asal Kabupaten Wajo, tiga jemaah asal Kota Makassar, serta enam petugas kloter.
Pada kloter ini, jemaah termuda tercatat atas nama Andi Akifa Nailah (18), sedangkan jemaah tertua atas nama Indo Upe Late (85).
Hingga pemulangan Kloter 4, jumlah jemaah dan petugas Debarkasi Makassar yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 1.565 orang. Sementara total jemaah dan petugas yang diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar tahun ini sebanyak 16.728 orang. (AB)


















