WhatsApp Image 2026-04-14 at 12.39.05
previous arrow
next arrow














HJS765 RS

HJS765 JAMPU

DaerahKesehatan

Sempat Tertunda, CJH Asal Soppeng Akhirnya Diterbangkan Ke Madinah

385
×

Sempat Tertunda, CJH Asal Soppeng Akhirnya Diterbangkan Ke Madinah

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Sempat tertunda karena sakit, Rahmi Binti Madeing (47) tak menyurutkan niatnya untuk berangkat menunaikan ibadah haji.

Rahmi akhirnya berangkat bersama rombongan kelompok terbang (Kloter) 8 Embarkasi Makassar.

Kepala Kemenhaj Kabupaten Soppeng, Dr. H. Musriadi menyampaikan bahwa ia telah melalui observasi medis ketat di Rumah Wahidin Makassar.

“Alhamdulillah, kondisinya membaik sehingga bisa diberangkatkan bersama Kloter 8 Kabupaten Pinrang,” ujarnya. Minggu (26/4/2026).

Sebelumnya, Rahmi sempat dinyatakan tidak dapat berangkat pada kloter pertama dikarenakan sakit.

Pengelola Program Kesehatan Haji Dinkes, Ns Anindiaty HR, S.Kep., M.Kes menjelaskan bahwa, pasien dirujuk ke Wahidin Selasa malam 21 April 2026 dan di Rawat di PJT. Kemudian ia keluar dari RS Kamis 23 April 2026 dan masuk kembali Asrama Haji Sabtu kemarin, 25 April 2026.

“Sesuai Surat Keterangan Dokter dari RS Wahidin, pasien dalam keadaan stabil dan dinyatakan laik terbang, ” ujarnya.

Sementara Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar 1447 H/2026 M, H Ikbal Ismail, menyampaikan tiga poin penting saat melepas jemaah haji asal Kabupaten Pinrang yang tergabung dalam kloter 8 UPG.

Dalam sambutannya, dirinya menekankan tiga poin. Pentingnya rasa syukur, menjaga kesehatan, serta mematuhi aturan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Banyak orang yang masih menunggu giliran, tetapi hari ini kita dipilih oleh Allah SWT untuk berangkat. Oleh karena itu, perbanyaklah rasa syukur dan doa,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah. Perjalanan panjang menuju Madinah yang memakan waktu sekitar sembilan jam, menurutnya, membutuhkan kesiapan fisik yang prima. Jamaah diminta memanfaatkan waktu di pesawat untuk beristirahat agar tetap bugar saat tiba di Tanah Suci.

Tak hanya kesehatan, kekompakan antarjamaah juga menjadi perhatian utama. Ikbal meminta ketua regu dan rombongan agar saling memperhatikan, terutama kepada jamaah lanjut usia. Ia menekankan bahwa membantu sesama jamaah merupakan bagian dari upaya meraih haji mabrur.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama berada di Arab Saudi. Ia menyoroti aturan ketat pemerintah setempat, termasuk larangan berfoto atau berswafoto di dalam Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

“Peraturan di sana sangat ketat. Jangan sampai kita melanggar, karena itu akan berdampak pada nama baik kita semua,” tegasnya.

Ikbal juga meminta jamaah untuk selalu mengikuti arahan petugas kloter demi kelancaran dan keselamatan selama menjalankan ibadah. Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat serta memperoleh predikat haji mabrur.

Di akhir sambutan, ia mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam beribadah. Menurutnya, niat yang tulus semata-mata untuk memenuhi panggilan Allah SWT menjadi kunci utama dalam meraih kesempurnaan ibadah haji.







Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!