WARTASULSELNEWS.COM – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Soppeng, Dr. H. Musriadi, S. Ag. MH mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Soppeng terkhusus Calon Jamaah Haji (CJH) untuk mewaspadai modus penipuan terkait layanan Haji.
Penipuan kali ini bermodus pada update data NIK dan mengirimkan foto KTP Via Whatsapp, pelunasan biaya haji, mengirimkan Link/aplikasi serta melakukan video call untuk verifikasi data.
Musriadi mengungkapkan, hingga saat ini telah menerima banyak laporan terkait dugaan penipuan dengan modus tersebut. Dan hal tersebut bukan dari Kementerian Haji dan Umrah.
Menyikapi kejadian ini, Kemenhaj Soppeng mengimbau seluruh calon jemaah haji untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan instansi resmi tanpa verifikasi yang jelas.
“Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan tidak memberikan data pribadi kepada nomor yang tidak dikenal dan tidak menginstal aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya, ” ujar Musriadi. Selasa (31/3/2026).
Selain itu, calon jemaah diimbau untuk selalu melakukan konfirmasi atas setiap informasi yang diterima, baik melalui kontak resmi maupun dengan datang langsung ke kantor Kemenhaj Soppeng.
Pihak Kemenhaj berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan agar tidak ada lagi korban penipuan dengan modus serupa di kemudian hari.















