SOPPENG – Keluarga besar Pondok Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Pattojo, Kabupaten Soppeng, tengah diselimuti duka mendalam.
Mantan Kepala Madrasah Aliyah DDI Pattojo, Ust. H. Mukhtar Genda, BA, berpulang ke rahmatullah dalam usia 85 tahun pada Minggu pagi, 25 Oktober 2026, di kediamannya di Lajoa, Soppeng.
Almarhum dikenal sebagai salah satu tokoh sentral yang mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk pengembangan pendidikan Islam di Sulawesi Selatan. Lahir di Lajoa pada tahun 1941, perjalanan keilmuan almarhum bermula dari Madrasah Ibtidaiyyah As’adiyah Wajo pada 1954 hingga menamatkan jenjang Madrasah Aliyah di tempat yang sama pada 1965.
Setelah sempat mengabdi dan diutus mengikuti Kader Ulama Hai’atut Takaaful di Parepare, almarhum memulai karier sebagai guru PNS di lingkungan As’adiyah sebelum akhirnya dimutasi ke MTs DDI Pattojo pada tahun 1972.
Puncak pengabdiannya di DDI Pattojo diwarnai saat dia diamanahkan sebagai Kepala Madrasah Aliyah dari tahun 1984 hingga masa purna baktinya pada akhir Desember 2001. Selama hampir tiga dekade di DDI Pattojo, almarhum bahu-membahu bersama para tokoh dan ulama besar masa itu seperti AGH. Arsyad Lannu (Gurutta Masse), AGH. Said Bakkareng, BA, dan AG. Abdul Matin dalam membesarkan pesantren.
Prosesi pelepasan jenazah almarhum dihadiri oleh sanak saudara, para tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, hingga para alumni yang kini telah menjadi akademisi dan pejabat penting. Tampak hadir memimpin salat jenazah dan mendoakan almarhum, syekh utusan dari Al-Azhar Asy-Syarif Republik Mesir yang bertugas di Pondok Pesantren DDI Al-Ihsan Kanang, Polman, Sulawesi Barat, yaitu Syekh Murtadha Muhammad Ahmad Masoud Ahmad.
Turut hadir pula memberikan penghormatan terakhir di antaranya Wakil Rektor II / Pimpinan Pesantren DDI Pattojo Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc. MA., Ketua Yayasan Pesantren DDI Mangkoso AG. Drs. Safaruddin Latif, MM., Ketua PD DDI Kab. Soppeng Drs. Latang, M.Pd.I., serta jajaran civitas akademika UIN Alauddin Makassar dan pimpinan pondok pesantren lainnya.
Almarhum Ust. H. Mukhtar Genda, BA, meninggalkan seorang istri tercinta, Hj. Ruhanah Wajing, serta tiga orang anak yang mendedikasikan diri di bidang pendidikan dan pemerintahan:
1. Dr. Hj. Haniah Mukhtar, Lc. MA (Ketua Prodi S2 Pendidikan Bahasa Arab UIN Alauddin Makassar)
2. H. Irfan Mukhtar, SE. MM (Kabid Anggaran Pemda Soppeng)
3. Hj. Apt. Khairani Mukhtar, S.Farm., M.Klin (Ketua Prodi Profesi Apoteker UINAM)
Jejak langkah, keikhlasan, dan keteladanan almarhum dalam mendidik ribuan santri selama puluhan tahun akan senantiasa menjadi amal jariyah yang mengalir abadi.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum husnul khatimah, mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.














