News

​MTs Jabal Rahma Palakka Gelar Sosialisasi Pembatasan Gawai, Hadirkan Kakan Kemenag Soppeng

89
×

​MTs Jabal Rahma Palakka Gelar Sosialisasi Pembatasan Gawai, Hadirkan Kakan Kemenag Soppeng

Share this article

SOPPENG — MTs Jabal Rahma Palakka menggelar kegiatan Sosialisasi Surat Edaran (SE) Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor 19 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gawai (Handphone) di Satuan Pendidikan Lingkungan Kementerian Agama, Senin (19/10/2026).

​Acara yang dipusatkan di Kompleks MTs Jabal Rahma Palakka tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, H. Afdal, S.Ag., M.M., selaku pemateri utama. Turut hadir Kepala MTs Jabal Rahma Palakka Sudirman, S.Ag., M.Si., Ketua Komite Madrasah Muh Tahir, Am.A., Pd., Ketua RT setempat, serta tokoh masyarakat Palakka, Basir.

​Dalam pemaparannya, Kakan Kemenag Soppeng H. Afdal menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan panduan dalam menghadapi tantangan era digital di dunia pendidikan Islam. Pembatasan gawai dilakukan bukan untuk melarang secara total, melainkan untuk mengarahkan penggunaannya ke hal-hal positif dengan pengawasan ketat dari orang tua.

​”Menggenggam handphone itu sama halnya ketika kita sedang menggenggam dunia di dalam telapak tangan. Namun, hal yang paling penting adalah siapa yang memegangnya. Kehadiran HP jangan sampai menjadikan hal-hal yang tidak baik; pergunakanlah untuk hal yang positif dan bermanfaat serta berada dalam pengawasan ketat orang tua,” tegas H. Afdal.

​Untuk menguatkan pesan moral dan adab menuntut ilmu, H. Afdal meneladani kisah sahabat Nabi Muhammad SAW, Abdullah Ibnu Abbas (Ibnu Abbas). Menurutnya, kunci keberhasilan Ibnu Abbas hingga berjuluk Turjumanul Qur’an adalah kedisiplinan, fokus, dan adab yang tinggi terhadap guru—nilai-nilai yang ingin ditanamkan kembali kepada siswa di era digital ini.

​Kegiatan sosialisasi ini diinisiasi oleh Kepala MTs Jabal Rahma Palakka, Sudirman, S.Ag., M.Si., sebagai langkah responsif menindaklanjuti regulasi terbaru dari Kemenag RI. Lewat kegiatan ini, pihak madrasah dan Kemenag menekankan pentingnya sinergi kolektif antara guru, orang tua, komite, dan masyarakat sekitar untuk membentuk karakter peserta didik.

​Di sela acara, rekam jejak MTs Jabal Rahma Palakka yang berdiri sejak tahun 2012 di daerah pinggiran gunung turut mendapat apresiasi. Meski berawal dari fasilitas sangat terbatas hingga sempat dijuluki “kandang kambing”, madrasah yang kini membina 46 siswa tersebut sukses membuktikan kualitasnya dengan mempertahankan Akreditasi Unggul (A) sejak tahun 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!