News

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Donri-Donri Ajak Jamaah Masjid Mujahidin Cegah Bullying

17
×

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Donri-Donri Ajak Jamaah Masjid Mujahidin Cegah Bullying

Share this article

DONRI-DONRI — Polsek Donri-Donri jajaran Polres Soppeng terus mengencangkan sinergitas dan silaturahmi bersama masyarakat melalui pilar keagamaan.

Langkah ini diwujudkan lewat kegiatan Safari Subuh yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Donri-Donri, Iptu Amat Yani, S.IP., bersama personelnya di Masjid Mujahidin Amssangeng, Desa Pising, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Sabtu (17/10/2026).

​Dalam kegiatan ibadah berbalut silaturahmi tersebut, Iptu Amat Yani menyampaikan serangkaian pesan imbauan Kamtibmas kepada para jamaah. Ia mengawali arahannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa mengedepankan rasa syukur atas segala nikmat dan karunia yang dilimpahkan Allah SWT.

​Lebih lanjut, Kapolsek Donri-Donri menekankan pentingnya mengimplementasikan ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Ia mengutip nilai luhur keislaman yang mengajarkan bahwa seorang muslim yang sejati adalah mereka yang mampu memberikan rasa aman bagi sesamanya, baik dari potensi bahaya lisan (ucapan) maupun tangan (tindakan).

​”Agama kita dengan sangat jelas mengajarkan bahwa seorang muslim adalah mereka yang orang lain selamat dari lidah dan tangannya. Nilai universal inilah yang harus terus kita jaga dan bumikan bersama,” tegas Iptu Amat Yani di hadapan para jamaah.

​Mengaitkan ajaran tersebut dengan fenomena sosial saat ini, Iptu Amat Yani secara khusus menyoroti isu perundungan atau kekerasan yang populer dengan istilah bullying. Menurutnya, perilaku bullying—baik berupa intrik verbal, ejekan, maupun aksi fisik—sangat bertentangan dengan ajaran agama dan merusak keharmonisan warga.

​”Perilaku bullying atau perundungan, baik yang verbal maupun fisik, sejatinya bertentangan dengan pilar keagamaan tersebut. Jika lisan dan tangan kita gunakan untuk menyakiti saudara kita, maka hilanglah makna keselamatan yang diajarkan agama,” tambah Iptu Amat Yani.

​Oleh karena itu, melalui momentum Safari Subuh ini, Polsek Donri-Donri mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, hingga tokoh agama untuk bersama-sama membentengi generasi muda dari perilaku perundungan. Edukasi dari lingkungan keluarga dan keteladanan di masyarakat menjadi kunci utama agar ruang-ruang publik serta lingkungan sekolah bebas dari tindakan kekerasan.

​”Kami mengimbau kepada seluruh bapak, ibu, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak kita. Jangan biarkan perundungan menjadi budaya di sekitar kita. Mari kita ciptakan lingkungan yang aman, tentram, dan saling menghargai,” imbaunya.

​Pengurus Masjid Mujahidin Amssangeng beserta para jamaah yang hadir menyambut hangat kehadiran dan arahan dari Kapolsek Donri-Donri beserta jajaran.

​”Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Kapolsek bersama jajaran dalam Safari Subuh ini. Nasihat dan imbauan yang disampaikan sangat menyejukkan sekaligus membuka wawasan kami, terutama dalam menjaga anak-anak kita dari bahaya perundungan dan perilaku tidak terpuji,” ujar salah seorang tokoh masyarakat pengurus Masjid Mujahidin.

Melalui Safari Subuh ini, kehadiran kepolisian di tengah jamaah tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Hukum Polsek Donri-Donri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!