News

BRI Kembali Jadi Merek Ternilai di Indonesia Beraset USD6,9 Miliar

22
×

BRI Kembali Jadi Merek Ternilai di Indonesia Beraset USD6,9 Miliar

Share this article

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali mempertahankan posisinya sebagai merek paling bernilai (valuable brand) di Indonesia selama empat tahun berturut-turut.

Berdasarkan laporan Brand Finance Indonesia 100 2026 yang dirilis oleh konsultan valuasi merek global Brand Finance, nilai merek (brand value) BRI tercatat mencapai USD 6,9 miliar.

​Selain mempertahankan gelar merek paling bernilai, BRI juga mencatatkan pencapaian dalam aspek keberlanjutan. Brand Finance menempatkan BRI sebagai merek dengan Sustainability Perceptions Value (SPV) tertinggi di Indonesia, yakni mencapai USD 328 juta.

​Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.

​“Mempertahankan posisi sebagai merek paling bernilai di Indonesia selama empat tahun berturut-turut merupakan pencapaian yang sangat berarti bagi BRI. Bagi kami, kekuatan sebuah merek terutama dibangun melalui kepercayaan nasabah, kualitas layanan, serta kemampuan perusahaan dalam memberikan nilai tambah secara konsisten,” ujar Dhanny. Selasa (13/10/2026).

Lebih lanjut, Dhanny menjelaskan bahwa bagi BRI, penerapan prinsip keberlanjutan atau ESG bukan sekadar formalitas untuk memenuhi kewajiban kepatuhan (compliance) atau pembuatan laporan bulanan semata. Keberlanjutan telah diintegrasikan secara mendalam ke dalam inti strategi bisnis jangka panjang perusahaan.

Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui perluasan portofolio pembiayaan berwawasan lingkungan dan sosial (green and social financing), program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), akselerasi inklusi keuangan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang bersih dan transparan.

​”Bagi BRI, keberlanjutan bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan ataupun pelaporan ESG, melainkan bagian integral dari strategi untuk menciptakan nilai jangka panjang (long-term value creation). Kami meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang berkualitas harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, penguatan inklusi keuangan, pemberdayaan UMKM, serta penerapan tata kelola yang baik akan terus menjadi prioritas utama BRI ke depan,” tegas Dhanny menutup pernyataannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!