WARTASULSELNEWS.COM – Suasana haru dan cemas menyelimuti kedatangan Jamaah Haji Kabupaten Soppeng, Nurhayati Laraufe, kelompok terbang (Kloter) 41 yang melakukan Tanazul (Pemulangan Lebih Awal) karena kondisi kesehatannya terus menurun pasca puncak ibadah haji.
Ia diketahui mengalami komplikasi penyakit Diabetes Melitus (DM) sehingga membutuhkan perawatan jangka panjang. Setiba di Kabupaten Soppeng, ia langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Latemmamala. Minggu, (7/6/2026).
Pihak keluarga yang semula berniat menyambut dengan suka cita, tampak cemas. Namun, mereka mengapresiasi kesigapan petugas yang langsung memberikan pertolongan pertama.
Kabag Kersa Setda Soppeng, Andi Taufik menjelaskan bahwa Jamaah Haji saat ini sudah berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan sedang menjalani pemeriksaan intensif.
“Tadi kami sudah melakukan serah terima kepada pihak keluarga untuk dibantu dalam hal pemeriksaan intensif, ” ujar Andi Taufik.
Ia menjelaskan bahwa kondisi Nurhayati Laraufe terus menurun pasca puncak ibadah haji.
“Memang sebelum pemberangkatan ia sempat dilarikan ke RS Makassar, namun setelah kondisinya dinyatakan transportable (layak terbang) oleh tim medis PPIH ia di berangkatkan menuju Tanah Suci, ” ujar Andi Taufik.
Sementara Kakan Kemenhaj Kabupaten Soppeng, Dr. H. Musriadi berharap kepada pihak keluarga untuk tetap tenang dan berdoa. Tim dokter saat ini sedang berupaya maksimal memberikan pertolongan terbaik.
“Mari kita doakan bersama agar segera diberikan kesembuhan dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, pasien masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD RSUD Latemmamala kondisinya terus dipantau oleh tim dokter spesialis.


















