WARTASULSELNEWS.COM – Keberangkatan jemaah haji Kabupaten Soppeng tahun 1447 H / 2026 M menyimpan cerita menarik dari sisi usia. Di antara ratusan calon tamu Allah, terselip nama ZAAKIYAH AMALIAH sebagai jemaah termuda dan RUSNA LAHEMMA sebagai yang paling tua dalam rombongan tahun ini, keduanya tergabung dalam KBIHU AL-Ifadah dibawah naungan H Zainuddin Salim.
Kepala Kemenhaj Kabupaten Soppeng, Dr. Musriadi menjelaskan bahwa kehadiran sosok termuda dan tertua ini menjadi representasi keberagaman profil jemaah haji asal Soppeng tahun ini.
“Ini menunjukkan bahwa panggilan ke Tanah Suci tidak mengenal batas usia, selama ada niat dan kesiapan,” ujar Dr Musriadi saat menghadiri kegiatan pemantapan manasik haji yang dilaksanakan KBIHU Al-Ifadah di ruang Pola Kantor Bupati Soppeng. Minggu, (12/4/2026).
Ia menambahkan, meski terpaut jarak usia, keduanya telah melalui proses verifikasi dan pemeriksaan kesehatan yang ketat. Khusus untuk RUSNA LAHEMMA pihaknya memberikan perhatian ekstra mengingat usianya yang hampir mencapai satu abad.
Sementara, ZAAKIYAH AMALIAH, menggantikan porsi sang ibunda yang telah wafat. Meski keberangkatannya menggantikan sang ibu, Zakia tetap bersyukur ditakdirkan bisa berhaji di usia muda.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur karena telah diberi kesempatan untuk melihat Ka’bah secara langsung, menghadap kiblat yang selama ini kita tuju dalam setiap salat,” ungkapnya.
ZAAKIYAH saat ini masih tercatat sebagai siswa pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) Yasrib Batu-batu. Ia berharap dirinya bisa menjalankan ibadah haji dengan khusuk dan lancar hingga meraih kemabruran, termasuk semua jemaah haji yang berangkat tahun ini.
“Semoga menjadi haji yang mabrur, diberi kekuatan, kesehatan, kelancaran, serta menjadi manusia yang lebih baik lagi sepulangnya dari ibadah haji,” katanya.


















