Daerah

Luar Biasa, Petugas Haji Asal Soppeng Jadi Pemateri Bahasa Arab

905
×

Luar Biasa, Petugas Haji Asal Soppeng Jadi Pemateri Bahasa Arab

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Luar Biasa, Peserta Diklat Petugas Haji Asal Kabupaten Soppeng, Dr. Hj. Haniah, Lc.MA., didaulat sebagai pemateri Bahas Arab pada kegiatan Diklat PPIH Kloter Terintegrasi (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) di Aula Safa, Kompleks Asrama Haji Sudiang Makassar. Minggu sampai Selasa, 8-17 Februari 2026.

Dalam materinya, Dr. Hj. Haniah, Lc. MA memaparkan penguasaan Bahasa Arab praktis, yang menurutnya sangat penting bagi petugas jamaah Haji untuk menunjang kelancaran ibadah, keselamatan, dan komunikasi dasar selama di Tanah Suci.

“Jadi urgensi Bahasa Arab Praktis ini dapat membantu jemaah memahami instruksi petugas di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, serta memahami rambu-rambu di lokasi ibadah atau Komunikasi Darurat seperti saat terpisah dari rombongan, membutuhkan bantuan medis, atau bertanya arah jalan kepada penduduk lokal/petugas keamanan Saudi, ” kata Dr. Hj. Haniah, Lc.MA yang juga Ketua Prodi S2 Pendidikan Bahasa Arab di UIN Makassar.

Dengan gaya dan penyampaian yang komunikatif, materi yang dibawakannya mudah dipahami oleh para peserta.

Selain itu, ia juga mengajarkan materi yang biasanya difokuskan pada komunikasi lisan  yang aplikatif seperti kosa kata/ kalimat salam & sapaan  Assalamu’alaikum, Kaifa Haluk? (Apa kabar?), Syukran (Terima kasih), Afwan (Sama-sama/Maaf). Arah & Lokasi Aina (Di mana), Funduq (Hotel), Math’am (Restoran), Thariq (jalan), Yamin (kanan), Yasar (kiri) serta kebutuhan harian seperti Maa’ (air), Akala (makan), Kam Thaman? (berapa harganya?), Ghaali (mahal), Rakhiish (murah).

Dalam prakteknya, ia mengajak para petugas untuk menggunakan Media Visual yakni belajar melalui ebook panduan praktis atau video simulasi percakapan di YouTube. Latihan Pendengaran dan pembiasaan diri mendengar aksen lokal agar tidak kaget saat berkomunikasi langsung di Arab Saudi.

Sementara Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Sulawesi- selatan, H.Ikbal Ismail, menyampaikan bahwa, peserta Diklat ini diikuti hampir 300 peserta yang terdiri dari para ketua kloter, pembimbing ibadah, Dokter, Perawat, Petugas Haji Daerah (PHD) dan utusan KBIHU Se- Wilayah Embarkasi Makassar, yang berasal dari 8 Provinsi (Sulsel, Sultra, Sulbar, Gorontalo, Maluku,Maluku Utara, Papua dan Papua Barat).

Selain itu, pihaknya juga menghadirkan pemateri dan fasilitator yang berasal dari Pejabat Kementerian Haji RI, Kementerian Haji Provinsi Sulsel, Kementerian Kesehatan Provinsi Sulsel dan Akademisi.

Sebagaimana diketahui, bahwa Diklat ini terlaksana untuk memberikan KSA : Knowledge/ Pengetahuan, Skill/ keterampilan dan Attitude/ sikap, yang terkait dengan pelayanan haji sebagai bekal dalam melaksanaka tugas sebagai pelayan tamu Allah.

Para peserta dibekali materi Fiqh Haji dan Problematika Kontemporer, Tugas dan Tanggung Jawab PPIH Kloter, Bahasa Arab dan Latihan Fisik selama 10 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!