WARTASULSELNEWS.COM- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, H Afdal, tekankan kenyamanan dan khusyuk jamaah sebagai prioritas utama bagi pengurus masjid.
Hal tersebut disampaikan saat narasumber pada pembinaan pengurus masjid yang di laksanakan KUA Kecamatan Lalabata kerja sama dengan UPZ Kecamatan Lalabata di Aula Kantor Kecamatan Lalabata. Senin (7/7/2025)
Afdal mengatakan beribadah di masjid merupakan salah satu kegiatan spiritual yang penting bagi umat Muslim. Adapun kenyamanan dan khusyuk saat beribadah menjadi faktor kunci yang yang harus diutamakan.
“Kami berharap pengurus masjid mulai memperhatikan aksesibilitas bagi difabel. Untuk itu pengelola masjid, perlu memperhatikan aspek-aspek agar jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik, ” ujar Afdal.
Selain itu, Afdal mengatakan pengelolaan masjid harus dijalankan secara profesional dan terstruktur agar fungsi masjid sebagai pusat ibadah, edukasi, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat dapat berjalan optimal.
Ia menekankan tiga aspek utama dalam manajemen masjid yang perlu diperkuat, yakni: Idarah (manajemen administrasi, keuangan, perencanaan); Imarah (pemakmuran lewat kegiatan ibadah dan sosial) dan Riayah (pemeliharaan sarana prasarana masjid).
“Pemberdayaan masjid hakikatnya memadukan tiga aspek tersebut. Jika ketiganya berjalan baik, maka akan lahir manajemen masjid yang berkualitas,” jelasnya.
Kakan Kemenag berpesan kepada seluruh peserta agar masjid dijadikan sebagai pusat pembinaan umat, ia juga berharap agar masjid menjadi sarana lahirnya ide-ide khususnya untuk kemajuan umat muslim. Menurutnya dengan adanya pusat pembinaan umat, maka dengan sendirinya masjid akan menjadi makmur, ungkapnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan dialog interaktif antara peserta dan narasumber, di mana para pengurus masjid antusias menyampaikan pertanyaan seputar manajemen masjid, insentif Imam Masjid serta sound system masjid.
Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan pengurus masjid dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan lebih baik, sehingga masjid dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan yang bermanfaat bagi umat.














