News

‎Tradisi Mappatabe’ Murid SDN 1 Lamappoleware Bentuk Adab dan Karakter

86
×

‎Tradisi Mappatabe’ Murid SDN 1 Lamappoleware Bentuk Adab dan Karakter

Share this article

SOPPENG — SDN 1 Lamappoleware secara konsisten menerapkan tradisi bersalaman dan Mappatabe’ bagi seluruh murid kepada para guru setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Seperti yang terlihat pada Rabu (21/10/2026), kebiasaan ini terus dijalankan sebagai upaya nyata sekolah dalam membina adab, etika, dan karakter mulia peserta didik sejak usia dini.

‎‎Dalam pelaksanaannya, ratusan murid dengan tertib di halaman sekolah untuk mengucapkan salam, bersalaman, serta mencium tangan para pendidik yang berbaris menyambut kedatangan mereka di pintu gerbang utama.

‎Tradisi ini mengusung nilai kearifan lokal Bugis-Soppeng, yakni Mappatabe’, yang mengajarkan rasa hormat dan kesopanan kepada orang yang lebih tua.

‎Kepala SDN 1 Lamappoleware, Hj. Sartini, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pembiasaan di pagi hari ini merupakan bagian terintegrasi dari komitmen sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter di luar jam pelajaran kelas.

‎”Pendidikan itu tidak hanya berfokus pada capaian akademik di dalam kelas, tetapi yang utama adalah pembentukan adab dan karakter anak. Melalui tradisi Mappatabe’ di pagi hari ini, kami ingin menanamkan rasa hormat, kesopanan, dan kasih sayang sejak dini agar menjadi kebiasaan yang melekat hingga mereka dewasa kelak,” ujar Hj. Sartini.

‎Ia menambahkan, interaksi singkat di pintu gerbang ini terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang kondusif. Melalui jabat tangan dan sapaan hangat, para guru dapat menyapa murid secara personal sekaligus memberikan energi positif sebelum proses pembelajaran dimulai.

‎‎Dampak positif tersebut juga dirasakan langsung oleh para siswa. Momen menyapa guru di pagi hari memberikan rasa aman, nyaman, dan memicu semangat mereka untuk mengikuti pelajaran di kelas.

‎Selain menanamkan rasa santun, tradisi ini sekaligus melatih kedisiplinan dan budaya antre murid untuk berbaris rapi serta saling menghargai sesama teman.

‎Melalui konsistensi penerapan Mappatabe’, SDN 1 Lamappoleware berharap tradisi ini dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi dalam merawat nilai-nilai kesantunan budaya lokal di lingkungan pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!