News

Perang Bintang Seleksi Calon Pimpinan Baznas Soppeng

638
×

Perang Bintang Seleksi Calon Pimpinan Baznas Soppeng

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Bursa pendaftaran Calon Pimpinan (Capim) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Soppeng periode mendatang berubah menjadi panggung pertarungan gagasan yang amat sengit.

Panitia seleksi mencatat deretan nama figur berpengaruh dan bertalenta dari berbagai latar belakang mentereng yang siap bersaing merebut posisi strategis di lembaga pengelola zakat Bumi Latemmamala tersebut.

​Komposisi pendaftar kali ini tak ubahnya arena “Perang Bintang” yang menghadirkan perpaduan lintas profesi, lintas keahlian, hingga lintas generasi. Menariknya, dua orang petahana (incumbent) turut kembali berlaga untuk mempertahankan estafet kepemimpinan yakni Drs. H. Kasniady, M.Pd dan KM. Satturi, S.Pd.I., M.Pd berhadapan langsung dengan jajaran penantang baru yang berbobot tinggi.

​Dari lini birokrasi dan pengawal demokrasi, tercatat nama mantan camat Lilirilau Drs. Muhammad Yusuf yang kenyang pengalaman dalam tata kelola pemerintahan dan kepemimpinan wilayah. Rekam jejak tersebut bersanding erat dengan mantan Ketua Bawaslu Kabupaten Soppeng Winardi serta Mantan Ketua KPU Soppeng sekaligus Komisioner Bawaslu Provinsi SulSel Amrayadi, SH., MH  yang sudah teruji integritas, independensi, serta pemahamannya terhadap regulasi dan tata kelola publik.

​Kekuatan spiritual dan akademis pun menjadi daya tarik utama dalam perhelatan seleksi kali ini. Jajaran kiyai ternama Kiyai Sulaeman, S.Pd.I, tokoh agama terkemuka, serta kalangan akademisi turut mendaftarkan diri seperti, Dr. H. Djamaluddin, S.Sos., M.Pd, Muhammad Asyraf, S.Pd.I, Dra. Hj. Harnis, M.Pd dengan membawa kedalaman ilmu keagamaan, integritas moral, dan basis massa yang kuat di tengah masyarakat Soppeng.

​Tak berhenti di situ, peta persaingan semakin dinamis dengan masuknya unsur profesional dan praktisi komunikasi publik. Mantan Dewas PDAM, Agus Setiawan, SE yang terbiasa dengan prinsip efisiensi, akuntabilitas, serta tata kelola BUMD hadir membawa perspektif manajemen kelembagaan yang terukur.

Langkah ini makin semarak dengan hadirnya mantan politisi sekaligus mantan Perbankan, H. Andi Muhammad Akram, S.IP., M.AP yang dikenal lihai dalam merangkul jaringan sosial dan membangun komunikasi lintas sektor. ​Energi pembaruan juga kian terasa melalui keterlibatan aktif tokoh pemuda Soppeng seperti, Ahmad Basir M., SE, Asrul Kaisar, Sri Wahyuni, A.md, Idris dan Irwan, SH serta tokoh Wanita Dra. Syamsidar.

Kehadiran figur muda ini membawa angin segar berupa gagasan progresif, dorongan digitalisasi dalam sistem penghimpunan dan penyaluran zakat, serta keterbukaan informasi publik yang relevan dengan perkembangan zaman.

​Kehadiran dua petahana yang berbekal rekam jejak pengelolaan periode sebelumnya diprediksi akan diuji secara ketat oleh deretan figur baru tersebut. Perpaduan antara kematangan birokrasi senior, kedalaman spiritual para kiyai dan tokoh agama, keberanian tokoh pemuda, hingga pengalaman teknis dua incumbent diyakini akan melahirkan atmosfer seleksi yang sarat kualitas.

​Pemerhati publik Soppeng, Yusuf Mattiro, turut memberikan pandangannya terkait peta persaingan yang kian memanas ini. Alumni Universitas Negeri Tadulako (Untad) Palu ini mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme dari berbagai elemen masyarakat dan tokoh berpengaruh menjadi bukti nyata menguatnya kepercayaan publik terhadap peran strategis Baznas sebagai pilar utama kesejahteraan sosial daerah.

​”Ini adalah pertarungan gagasan yang sangat positif bagi kemajuan daerah. Perpaduan latar belakang birokrasi, hukum, keagamaan, manajemen profesional, keterwakilan pemuda, serta pengalaman petahana berpotensi melahirkan kepemimpinan kolaboratif yang sangat tangguh dan akuntabel,” ujar Yusuf Mattiro saat dimintai keterangannya. Jum’at (16/10/2026).

​Masyarakat Kabupaten Soppeng kini menaruh harapan besar agar siapa pun yang terpilih nantinya mampu mendobrak sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar jauh lebih transparan, modern, serta berdampak langsung pada program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat.

​Proses seleksi diprediksi bakal berlangsung amat ketat pada setiap tahapannya, mulai dari seleksi berkas, uji kompetensi, penulisan makalah, hingga wawancara akhir. Publik berharap panitia seleksi dapat bekerja secara independen, profesional, dan objektif demi menjaring lima pimpinan Baznas Soppeng terbaik yang siap mengabdi tulus untuk kemaslahatan umat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!