News

Panitia HAB Kemenag Soppeng Tegaskan Partisipasi dan Atribut Bersifat Sukarela, Tanpa Paksaan

426
×

Panitia HAB Kemenag Soppeng Tegaskan Partisipasi dan Atribut Bersifat Sukarela, Tanpa Paksaan

Share this article

WARTASULSELNEWS.COM – Menanggapi dinamika dan perbincangan yang berkembang di kalangan pegawai termasuk pesan yang beredar melalui grup WhatsApp internal, panitia Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Soppeng memberikan klarifikasi resmi.

Pihak panitia menegaskan bahwa seluruh bentuk partisipasi maupun pembelian atribut kegiatan HAB dilaksanakan atas dasar kesadaran, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap instansi, tanpa ada unsur pemaksaan atau kewajiban bagi para pegawai.

Sekretaris Panitia HAB Kemenag Soppeng, Endra Irawati, menyampaikan apresiasi dan penghormatan tinggi kepada seluruh ASN maupun Non-ASN yang telah memberikan masukan.

Pihaknya menyadari dan sangat menghargai bahwa kemampuan serta kondisi ekonomi setiap individu berbeda-beda, sehingga seluruh keputusan dan langkah yang diambil panitia mengedepankan prinsip keterbukaan serta proporsionalitas.

Terkait besaran nominal partisipasi yang sempat dibahas dalam rapat koordinasi pada Senin lalu yakni Rp150.000 untuk PNS/ASN dan Rp50.000 untuk Guru Non-ASN penerima tunjangan sertifikasi panitia meluruskan bahwa pembahasan tersebut dilakukan secara terbuka dan bermusyawarah.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari seluruh segmen organisasi dan asosiasi profesi di lingkungan Kemenag Soppeng, mulai dari Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI), hingga Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII).

Meski dibahas dalam forum resmi yang dihadiri secara lengkap oleh seluruh elemen perwakilan tersebut, panitia menegaskan bahwa angka yang disepakati sebatas usulan hasil kesepakatan rapat yang bersifat tidak mengikat.

Segala biaya yang dicantumkan dalam rangkaian kegiatan HAB ini, baik untuk kebutuhan atribut maupun partisipasi dana, tidak bersifat wajib. Bagi ASN maupun Non-ASN yang tidak berkenan atau belum dapat berpartisipasi, hal tersebut tidak menjadi persoalan dan dipastikan tidak akan ada konsekuensi apa pun.

Hal serupa juga berlaku pada penawaran atribut seragam, seperti jersey seharga Rp125.000, tunik Rp150.000, celana Rp110.000, topi Rp40.000, dan jaket Rp150.000. Panitia menegaskan penyediaan atribut tersebut semata-mata bertujuan untuk menyemarakkan suasana perayaan.

Pegawai yang berminat dibebaskan untuk memesan sesuai kemampuan dan keinginan, misalnya hanya memesan satu item jersey dengan harga terendah Rp125.000.

“Pada prinsipnya, panitia tidak ingin menjadikan nominal sebagai ukuran partisipasi. Yang diharapkan adalah semangat kebersamaan dan keinginan untuk ikut menyukseskan momentum HAB yang lahir dari rasa memiliki, kepedulian, dan kebersamaan,” ujar Endra Irawati, saat di temui pada Jumat (16/10/2026).

Melalui klarifikasi terbuka ini, diharapkan seluruh simpang siur informasi di lingkungan internal dapat diluruskan secara bijak. Panitia mengimbau seluruh keluarga besar Kemenag Kabupaten Soppeng untuk terus menjaga keharmonisan, komunikasi yang sehat, serta semangat kekeluargaan dalam menyambut dan menyukseskan Peringatan Hari Amal Bakti Kemenag.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!