SOPPENG — Menyikapi kondisi udara yang mulai diselimuti kabut asap, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Soppeng bergerak cepat mengambil langkah preventif guna melindungi kesehatan masyarakat.
Berkolaborasi dengan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL/PKL) dari STAI Al-Gazali Soppeng dan IAIN Parepare, tim gabungan menggelar aksi simpatik pembagian masker gratis di Bundaran 72 Watansoppeng, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan aksi sosial dan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Koordinator Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Soppeng, Nur Haeda.
Dipilihnya kawasan ikonik Bundaran 72 sebagai lokasi pusat kegiatan bukan tanpa alasan. Titik ini merupakan salah satu urat nadi lalu lintas di Kota Watansoppeng yang padat ditagasi para pengendara roda dua, pengemudi roda empat, pedagang, hingga pejalan kaki.
Di bawah komando Nur Haeda, tim BAZNAS bersama para mahasiswa menyebar di sekitar Bundaran 72 untuk mendistribusikan masker secara langsung dan edukatif kepada setiap warga yang melintas.
”Aksi gerak cepat ini merupakan bentuk kepedulian nyata BAZNAS Soppeng terhadap kesehatan masyarakat di tengah ancaman kabut asap. Kami ingin memastikan warga yang harus beraktivitas di luar rumah tetap terlindungi dari risiko gangguan pernapasan seperti ISPA,” tegas Koordinator Bidang Pengumpulan BAZNAS Soppeng, Nur Haeda, di lokasi kegiatan.
Kehadiran mahasiswa PPL/PKL dari STAI Al-Gazali Soppeng dan IAIN Parepare memberi energi positif dalam aksi sosial ini. Tidak hanya membagikan masker, para mahasiswa juga aktif memberikan imbauan humanis agar warga senantiasa menjaga kondisi tubuh serta disiplin menggunakan masker saat berada di ruang terbuka.
Bagi para mahasiswa, keterlibatan langsung di lapangan di bawah bimbingan BAZNAS Soppeng memberikan pengalaman berharga tentang arti penting respon cepat kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui aksi ini, BAZNAS Soppeng berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah paparan kabut asap semakin meningkat, sekaligus mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.














