WARTASULSELNEWS.COM – Rektor Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng, Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., melepas secara langsung sebanyak 47 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) untuk melaksanakan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).
Acara pelepasan berlangsung khidmat di Lamappapoleonro Convention Center (LCC), Jalan Salotungo, Kabupaten Soppeng, pada Senin (5/10/2026).
Para mahasiswa calon pendidik tersebut nantinya akan disebar ke 28 sekolah dasar di wilayah Kabupaten Soppeng guna menimba pengalaman langsung di lapangan.
Dalam sambutannya, Dr. Hj. Andi Adawiah menegaskan bahwa PPL bukan sekadar formalitas akademik atau tempat mempraktikkan teori belaka. Lebih dari itu, PPL merupakan ruang pembentukan identitas, wadah pengabdian, serta sarana membangun keteladanan dan profesionalisme calon guru.
”Hari ini, kalian tidak hanya dilepas untuk menjalankan sebuah program akademik, tetapi dilepas untuk belajar menjadi seorang guru yang sesungguhnya. Selama di kampus, kalian telah belajar teori dan metode pembelajaran. Namun di sekolah nanti, kalian akan menemukan hal-hal yang tidak selalu ada di dalam buku. Di situlah kalian belajar bahwa menjadi guru bukan hanya tentang menyampaikan ilmu, melainkan juga bagaimana memahami manusia,” tegas Rektor.
Ia memotivasi para mahasiswa agar senantiasa menunjukkan integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa empati yang tinggi terhadap peserta didik.
”Jangan hanya berpikir ‘bagaimana materi saya selesai?’, tetapi pikirkan juga: ‘apa yang anak-anak dapatkan dari kehadiran saya hari ini?’,” pesannya di hadapan para peserta .
Lebih lanjut, Rektor mengingatkan agar seluruh mahasiswa PPL senantiasa menjaga nama baik pribadi, program studi, dan almamater UNIPOL selama berada di lokasi penugasan.
”Jangan datang ke sekolah dengan merasa bahwa kalian sudah menjadi guru. Datanglah dengan sikap: ‘saya datang untuk belajar.’ Belajar dari kepala sekolah, guru-guru, peserta didik, dan dari pengalaman. Karena guru yang baik adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar. Jika salah, perbaiki. Kalau belum tahu, bertanya. Jika mengalami kesulitan, jangan pernah menyerah,” tambahnya.
Mengakhiri arahannya, Dr. Hj. Andi Adawiah mengimbau para dosen dan pembimbing PPL untuk terus mendampingi serta mengarahkan para mahasiswa. Beliau berharap program ini dapat melahirkan calon-calon guru SD yang profesional, berkarakter kuat, serta mampu menjadi sosok inspiratif bagi generasi masa depan bangsa.














