WARTASULSELNEWS.COM – Komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dan aman terus digalakkan oleh MAN 1 Soppeng, Provinsi Sulawesi selatan.
Bersinergi dengan Polres Soppeng, madrasah ini menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan bahaya narkoba yang berlangsung interaktif di Aula MAN 1 Soppeng, Senin (20/7).
Langkah preventif ini diambil demi membentengi para siswa dari ancaman nyata narkotika yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.
Hadir langsung sebagai narasumber utama, Kasat Resnarkoba Polres Soppeng, AKP Heriyadi Nur, S.E., M.M., mengupas tuntas realitas bahaya narkoba dari berbagai sudut pandang.
Di hadapan ratusan siswa yang antusias, AKP Heriyadi memaparkan serta mengedukasi mengenai jenis-jenis narkoba yang marak beredar, dampak fatal penyalahgunaan zat terlarang terhadap kesehatan fisik dan mental serta konsekuensi hukum yang tegas serta hancurnya hubungan keluarga akibat narkoba.
“Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga menghancurkan masa depan dan lingkungan sosial. Bentengi diri kalian dengan pengetahuan, keimanan, dan keberanian untuk katakan TIDAK pada narkoba, ” tegas AKP Heriyadi Nur.
Ada yang unik dari strategi pencegahan di MAN 1 Soppeng. Kepala Madrasah, Dr. Musmuliadi, S.Ag., M.A., mengungkapkan bahwa penanganan narkoba tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Madrasah ini mengintegrasikan pencegahan dengan filosofi logo mereka, yaitu Pendidikan Sulapa Eppa (Empat Sisi).
Formulasi empat aspek utama tersebut meliputi: Olah Hati, Olah Fisik, Olah Pikir, Olah Rasa.
“Pencegahan narkoba harus utuh. Siswa tidak hanya butuh tahu bahayanya, tapi harus punya benteng iman yang kuat, fisik yang sehat, kecerdasan memilih pergaulan, dan mental yang bahagia. Inilah inti dari Sulapa Eppa,” jelas Dr. Musmuliadi.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Salama, S.Pd.I., M.Pd.I., menambahkan bahwa kegiatan ini sangat krusial dalam mendukung program kesiswaan, terutama dalam menciptakan budaya madrasah yang ramah anak dan bebas dari perilaku berisiko.
Melalui kolaborasi erat antara MAN 1 Soppeng dan Polres Soppeng ini, para siswa diharapkan tidak sekadar menjadi target edukasi, melainkan mampu naik kelas menjadi agen perubahan (pelopor) yang aktif menyebarkan pesan positif di lingkungan keluarga dan teman sebaya.
Kegiatan yang berlangsung komunikatif dan penuh sesi tanya jawab ini ditutup dengan deklarasi komitmen bersama: Mewujudkan MAN 1 Soppeng sebagai madrasah yang aman, sehat, berkarakter, dan 100% Bersinar (Bersih Narkoba).
















