Daerah

Tampil Nyentrik,Jamaah Haji Soppeng Kloter 16 Tiba di Tanah Air

1771
×

Tampil Nyentrik,Jamaah Haji Soppeng Kloter 16 Tiba di Tanah Air

Sebarkan artikel ini

Wartasulselnews.com – Bertolak ke tanah air menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 1216, sebanyak 440 Jamaah Haji Kloter 16 UPG yang terdiri dari Jamaah Haji asal Soppeng, Pangkep dan Makassar tiba di Asrama Haji Sudiang untuk mengikuti prosesi penerimaan secara resmi oleh PPIH Debarkasi Makassar di Aula Arafah, tepat pukul 15.45 Wita, pada Jumat 5 Juli 2024.

Mengenakan pakaian tradisional berwarna-warni yang dikenal sebagai pakaian madawara, lengkap dengan aksesori dan hiasan yang memancarkan kegembiraan.

Sebagian sudah mengenakan pakaian kebesaran haji khas Bugis makassar seperti Cipo Cipo dipadu dengan Madawara (Parampa) yang mejadi ciri khas pakaian seorang perempuan suku Bugis yang telah berstatus Hajja mendominasi model busana para Hajja baru ini, walaupun ada juga sebagian yang tetap menggunakan busana muslim modern. Tidak lupa juga semprotan parfum khas Arab menambah kesan bahwa mereka adalah benar-benar Jamaah Haji yang baru saja tiba dari Tanah Suci.

Sementara Jamaah Haji laki-laki walaupun simpel namun mereka juga tidak mau kalah untuk menampilkan busana yang menunjukkan bahwa mereka adalah haji baru. Busana Arab (Gamis) yang biasanya disebut mirip busana Raja Salman.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng H. Afdal, yang juga selaku Ketua Kloter 16 UPG menjelaskan, Jamaah Haji Soppeng yang sebelumnya berangkat ke tanah suci berjumlah 269, namun satu orang jamaah atas nama Nurasia Binti Ladalle wafat di Sektor 1 Daker Mekkah pada tanggal 24 Mei 2024 sehingga jamaah yang kembali ke tanah air berjumlah 268.

Setelah penerimaan oleh PPIH Debarkasi Hasanuddin Makassar, Jamaah Haji Kabupaten Soppeng kemudian diberangkatkan ke Bumi Latemmamala, dijemput dan didampingi rombongan Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama Kabupaten Soppeng. Diperkirakan tiba pukul 23.00-24.00 Wita dan akan kembali mengikuti prosesi penerimaan oleh Pemerintah Daerah di Lapangan Gasis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *