Artikel

Warga Binaan Rutan Soppeng Dapat Pembinaan Dari Penyuluh Agama

358
×

Warga Binaan Rutan Soppeng Dapat Pembinaan Dari Penyuluh Agama

Sebarkan artikel ini

 SOPPENG,WSS.NEWS.COM – Puluhan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Soppeng berkumpul di masjid At-Taubah yang berada di dalam kompleks rutan. Hal ini karena para warga binaan mendapatkan kunjungan dari Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Soppeng.Kamis (21/9/2023).

Kunjungan yang dilakukan oleh para PAI (Penyuluh Agama Islam) ini bukanlah kunjungan biasa tetapi merupakan salah satu agenda kerja mereka dalam pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) sebagai seorang penyuluh yaitu bimbingan keagamaan.

Salah satu rangkaian kegiatan bimbingan keagamaan yang rutin dilakukan oleh para Penyuluh Agama Islam di Lapas Soppeng adalah pengajian dan pembinaan tadarrus Al Qur’an bagi para warga binaan.

“Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin para penyuluh ditiap pekannya karena Penyuluh Agama Islam merupakan garda terdepan Kementerian Agama yang ruang kerjanya langsung berinteraksi dengan  masyarakat dalam melaksanakan bimbingan agama Islam, termasuk bagi warga binaan rutan,” ucap Nasruddin Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Liliriaja.

Sementara Ahmad Amrullah,staf pelayanan tahanan Rutan Kelas II B Soppeng sangat mengapresiasi kegiatan Penyuluh Agama Islam.

“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam program pembinaan di Rutan Soppeng, khususnya dalam hal keagamaan yang awalnya tidak bisa mengaji pada saat mau bebas bisa mengaji, bahkan sampai ada yang menghafal Al-Quran.Selain itu banyak ilmu agama dan ilmu fiqih yang didapatkan yang sebelum masuk sama sekali tidak diketahui, namun setelah ikut kegiatan penyuluhan mendapat banyak ilmu bermanfaat,” ujar Ahmad Amrullah.

Menurutnya,banyak stigma negatif tentang narapidana ditengah masyarakat, padahal masih punya kesempatan untuk merubah sikap dan perilaku saat ia keluar kasus yang menjerumuskannya ke Rutan.

“Mereka bisa menjadi manusia yang berdaya guna dan membawa manfaat bagi orang lain, keluarga, maupun terhadap dirinya sendiri asalkan mereka dibimbing dan dibina dengan baik,” ucapnya.

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *