Artikel

Prabowo Hadir Milad Ponpes Ora Aji, Gus Miftah Berikan Lagu: Wis Wayahe

207
×

Prabowo Hadir Milad Ponpes Ora Aji, Gus Miftah Berikan Lagu: Wis Wayahe

Sebarkan artikel ini

YOGYAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri acara milad Ponpes Ora Aji asuhan Gus Miftah di Kalasan, Kabupaten Sleman, Jumat (8/9) malam.

Prabowo mengenakan kemeja putih dan berpeci hitam, didampingi Gus Miftah dengan setelan putih dan blangkon hitam khasnya berjalan tepat di sebelah Prabowo.

Rombongan disambut marching band dari santri-santri Ponpes dan antusiasme para santri. Mereka berbaris berjajar menyambut rombongan dengan mengibarkan bendera-bendera kecil berlogo ponpes Ora Aji.

Pada kesempatan itu Gus Miftah pun mempersembahkan sebuah lagu berjudul ‘Wes Wayahe’ yang berarti sudah saatnya Prabowo Subianto untuk memimpin Indonesia.

Lagu itu dinyanyikan oleh Astaghfirullah Band. Liriknya berisi dukungan kepada Prabowo. “Sebelum saya panggil Pak Prabowo saya minta kalian nyanyikan lagu ciptaan saya untuk Pak Prabowo,” kata Gus Miftah.

“Wayahe. Iki wes wayahe. Pemimpin sing mikir rakyate,” demikian salah satu penggalan lagu itu.

Dalam orasinya malam itu, Prabowo mengatakan dirinya bersyukur Indonesia berada dalam situasi yang damai.

Untuk itu, Ketua Umum Gerindra tersebut terus mengajak agar terus menjaga persatuan dan kerukunan demi menjaga iklim sejuk menjelang tahun politik.

“Kita patut bersyukur, negara kita, bangsa kita masih damai. Dan kalau kita bisa teruskan seperti ini, kita bisa menjaga perdamaian, kita bisa menjaga kerukunan. Kerukunan antarsemua kelompok berbakti untuk negara Indonesia,” ungkap Prabowo.

Acara memperingati 11 tahun Ponpes Ora Aji ini bertajuk Orasi dan Konser Kebangsaan. Dimeriahkan pedangdut Denny Caknan dan dipandu oleh komika Marshel Widianto.

Rangkaian milad ke-11 Ponpes Ora Aji telah berlangsung beberapa hari lalu. Pada Sabtu 2 September lalu, Menteri BUMN Erick Thohir dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menghadiri Mujahadah Dzikrul Ghofilin di Lapangan Pondok Pesantren Ora Aji.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *